Kepastian

Kepastian..

Lebih dari seseorang aku yang mencintaimu.. menginginkanmu...
Lebih dari seseorang yang ingin selalu bersama..
Tapi tetap dengan angkuh kuhempaskan segalanya..
Memilih tetap bertahan sendiri tanpa harus menerima siapapun yang datang padaku..
Bukan karna ku tak butuh..
Bukan karna ku tak punya keinginan..
Hanya saja kutak begitu yakin..
Akan perasaan yang menetapkan rasanya untukku..

Kata-kata manis itu selalu terdengarku..
Janji sehidup semati..
Dan tak mungkin berpaling juga menjadi kata yang biasa untukku..
Terlalu sering bahkan aku pun menjadi bosan untuk mendengarnya lagi..

Aku bosan..
Benar-benar bosan
mendengar kata kata cinta yang akhirnya akan menjadi sebuah dusta..
Banyak yang datang kemudian pergi
Singgah bahkan ada yang tinggal cukup lama.
Namun pada akhirnya semua berakhir sama..
Memberi luka..

Aku suka caramu membodohiku..
Meyakinkan yang tak ada serasa menjadi nyata..
Setelah aku percaya kau pun tertawa
Membiarkan aku memutar otak bagaimana caranya menyembuhkan semuanya sendiri
Kemudian kau lambaikan tanggan dan pergi..
Dan kata-kata andalannya adalah..
Kita tak berjodoh.
Basi..
Sama saja..

Telah sering kau menjadi ingkar atas janji-janjimu itu..
Aku pun tlah jadi biasa..
Layaknya wanita..
Tak semua memiliki hati seperti ibunda..
Contohnya wanita yang kucintai ini.
Entah d imana sekarang keberadaannya..
Setelah dia mencuri dan membawa kabur cinta dan hatiku..
Dia hilang di telan bumi

***

© Nana Gethrenk

0 komentar:

Poskan Komentar

Silakan meninggalkan komentar di kolom berikut